Ikuti Kami

DAPD Buleleng Rencanakan Aplikasi e-Library tahun 2022

Admin bulelengkab | 23 Desember 2021 | 129 kali

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng selama ini mengandalkan apa yang disebut dengan buku fisik dalam menunjang aktifitas diperpustakaan, yang dimana buku ini jumlahnya  ribuan lebih. Oleh karena itu, DAPD Buleleng akan mencoba mengarah ke pemanfaatan teknologi dengan menerapkan aplikasi e-library agar lebih efisien ruang dan waktu pada tahun 2022 mendatang. Hal tersebut disampaikan Kepala DAPD Buleleng Ketut Suweca seusai mengikuti rapat koordinasi dengan Dinas Kominfosanti Buleleng terkait pemahaman e-library di ruang rapat DAPD, Kamis (23/12).


Ketut Suweca menjelaskan, dalam hal ini, Dinas Kominfosanti Buleleng menggandeng CV. Maiharta sebagai pengembang aplikasi e-library yang nantinya  akan dipedomani oleh DAPD sendiri terkait firur-fitur e-library. Karena terkendala anggaran, realisasi untuk penggunaan aplikasi ini masih belum bisa ditentukan.


"Untuk saat ini kita masih dalam tahap pengembangan dulu, kedepan kita harapkan menjadi kenyataan. Jadi layanan kita bisa double. Nantinya akan ada layanan fisik perpustakaan dan layanan digitalisasi teknologi berupa e-Book" ucap mantan Kadis Kominfosanti ini.


Sementara itu, mewakili Kadis Kominfosanti, Kabid Infrastruktur dan layanan SPBE Made Wirama Satria mendukung sekali kegiatan hari ini yang mengarah ke transformasi digital. Pihaknya mengatakan, kalau buku dikoleksi dalam bentuk fisik itu akan menghabiskan ruang. Dengan pola digital tidak akan menghabiskan ruang.


"Jadi kita hanya menambahkan ruang diserver kita sendiri. Disamping itu terkait waktu juga akan terpangkas, karena tidak meski harus keperpustakaan," ucap Kabid Wirama.


Wirama menambahkan, arsip yang selama ini jadi permasalahan justru akan mendapat solusi disini, karena secara digital itu sudah tersedia semuanya disistem database kita. Pihaknya berharap seluruh SKPD kedepannya kalau integrasi mendukung dengan maksimal, sehingga nanti arsip- arsip daerah  bisa diakses kapanpun juga sesuai dengan kebutuhan.



Dilain sisi, pihak pengembang dari CV. Maiharata Ida Bagus Brahmantara mengatakan, terkait aplikasi e-library ini kita memiliki 3 fitur utama, yakni e-Arsip, e-library dan e-penulis.


Dijelaskan, melalui 3 fitur utama itu operator nantinya bisa menyimpan arsip secara digital, perpustakaan manual bisa diubah menjadi e-book dan yang terakhir memberikan wadah tersendiri bagi penulis melalui fitur e-Penulis.(suy)