Pramuka Buleleng Gelar Karya Bakti Penanganan Banjir Bandang di Desa Banjar

Admin bulelengkab | 09 Maret 2026 | 86 kali

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng menerjunkan personel untuk membantu penanganan pascabencana banjir bandang di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng. Melalui aksi Karya Bakti Pramuka, puluhan anggota pramuka berfokus pada pembersihan material sisa banjir yang menghambat aktivitas warga.


Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara, dan Lingkungan Hidup Kwarcab Buleleng, kak I Putu Kariaman Putra, bersama Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Anggota Dewasa, kak Made Tingkat.


Dalam pelaksanaannya, Kwarcab Buleleng mengerahkan tim relawan serta personel Pramuka Peduli dari Kwartir Ranting (Kwarran) Seririt. Para anggota pramuka ini bekerja sama dengan unsur terkait untuk mengevakuasi lumpur dan kayu-kayu besar yang terbawa arus banjir bandang ke pemukiman warga.


Adapun proses karya bakti difokuskan di SDN 5 Banjar, fasilitas pendidikan yang terendam lumpur imbas banjir bandang. Pramuka juga bergotong royong membersihkan material lumpur yang masih menutupi halaman rumah warga di sekitar Tukad Mendaum.


Kak Kariaman Putra menjelaskan, bahwa kehadiran Pramuka di lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat organisasi terhadap kondisi darurat di wilayah Buleleng. Fokus utama adalah pembersihan akses publik agar mobilitas masyarakat kembali normal.


Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Ia mengapresiasi kesigapan para anggota yang terjun langsung ke lapangan.


“Gerakan Pramuka harus selalu hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat. Aksi Karya Bakti di Desa Banjar ini adalah bukti bahwa pendidikan karakter dalam kepramukaan mencetak generasi yang peka lingkungan dan memiliki jiwa pengabdian tinggi tanpa pamrih,” ujar Gede Suyasa.


Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur desa sekaligus meringankan beban warga yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut.