Gubernur Bali Wayan Koster mendorong Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus mengakselerasi pembangunan ke depan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Arahan tersebut langsung direspon positif oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang menyatakan Pemkab Buleleng siap menindaklanjuti seluruh program strategis, baik yang bersumber dari Provinsi maupun Pemerintah Pusat.
Ditemui usai acara pembukaan Buleleng Festival 2026, Selasa (18/8), Bupati Sutjidra menegaskan bahwa penataan kota dan pembangunan infrastruktur di Buleleng akan terus menjadi prioritas.
"Kita akan merespon dengan baik apa yang disampaikan Pak Gubernur. Apalagi beliau sekarang menargetkan pembangunan di Buleleng seperti Turyapada Tower, kemudian Shortcut itu akan diselesaikan di tahun 2028," ujar Bupati Sutjidra.
Menurut Bupati, dukungan Gubernur Koster juga mencakup pembangunan-pembangunan lain di Kabupaten Buleleng. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan kawasan Buleleng Barat yang akan dijadikan sebagai Kawasan Industri atau Kawasan Ekonomi Khusus.
"Termasuk kawasan Buleleng Barat yang akan dijadikan kawasan Industri. Itu kawasan ekonomi khusus yang merupakan program dari pusat. Kalau itu program dari pusat sudah tentu baik, kita pasti dukung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng," tegasnya.
Bupati Sutjidra menambahkan, sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng menjadi kunci dalam mempercepat realisasi pembangunan. Dengan adanya proyek-proyek strategis tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi Buleleng dapat meningkat, lapangan kerja terbuka lebih luas, dan kesejahteraan masyarakat semakin terwujud.
Pemkab Buleleng berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan Gubernur dengan menyiapkan perencanaan yang matang, percepatan perizinan, serta dukungan infrastruktur pendukung lainnya agar seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai target.