Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai menjaring calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 sebagai bagian dari kaderisasi pemimpin muda berkarakter Pancasila. Proses seleksi tersebut disosialisasikan pada Rabu (11/2) bertempat di Gedung Unit IV Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Gusde Mahardika, sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi dan penyebarluasan informasi publik terkait pelaksanaan seleksi Paskibraka.
Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Gede Kurniawan, menyampaikan bahwa Program Paskibraka merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Pembinaan dilakukan melalui penguatan kepemimpinan, keterampilan, dan kedisiplinan dengan menanamkan nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta persatuan dan kesatuan.
Pihaknya menjelaskan, Program Paskibraka tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tugas pengibaran bendera, tetapi juga mencakup pengangkatan Purnapaskibraka sebagai Duta Pancasila, pelaksanaan tugas Duta Pancasila, hingga pembinaan lanjutan terhadap aktivitas kepaskibrakaan dan purnapaskibraka.
Menurut Gede Kurniawan, proses pembentukan Paskibraka menjadi aspek krusial yang harus dilaksanakan secara transparan, objektif, netral, bersih, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Oleh karena itu, sistem rekrutmen dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi guna menjamin objektivitas dan akuntabilitas seleksi.
Pelaksanaan Program Paskibraka berlandaskan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2022, Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022, serta Surat Edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Nomor 1 Tahun 2025.
Adapun tahapan seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Buleleng meliputi seleksi administrasi pada 13 Februari 2026, seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan pada 4 Maret 2026, seleksi inteligensi umum pada 5 Maret 2026, tes kesehatan pada 6 Maret 2026, seleksi parade dan peraturan baris-berbaris pada 9 Maret 2026, seleksi kesamaptaan pada 10 Maret 2026, serta seleksi kepribadian pada 11 Maret 2026.
Melalui seleksi ini, diharapkan terjaring calon Paskibraka terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik dan intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila.