0362-21146 kominfosanti@bulelengkab.go.id
Pemkab Buleleng
Jam Operasional Perdagangan Diperpanjang, Bupati PAS Minta Dua Pelabuhan Rakyat Dibangun Posko Penjagaan Lengkap Dengan Rapid Antigen
Admin | 10 Juni 2021 | Dibaca 182 kali

Bupati Buleleng yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST meminta agar dua Pelabuhan rakyat dibangun posko bersama penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, batas jam operasional aktivitas perdagangan di Buleleng diperpajang menjadi pukul. 23.00 Wita. Hal itu disampaikan Agus Suradnyana dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Bupati Buleleng, Rabu, (9/6).

Dibangunnya posko bersama pada dua pelabuhan rakyat, yakni PPI Desa Sangsit dan di Labuhan Lalang di Desa Pejarakan itu sebagai bentuk kewaspadaan Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng. “Meskipun kasus konfirmasi di Buleleng sudah melandai, namun kita tidak boleh lengah. Kita waspadai juga adanya pendatang gelap melalui pelabuhan rakyat yang ada di Sangsit dan Pejarakan. Nanti dari Satpol PP akan membuat rencana anggaran biaya pembangunan posko bersama lengkap dengan rapid test antigen,” tegas Bupati Agus Suradnyana.

Selain itu, Bupati yang akrab disapa PAS itu juga mengambil kebijakan memperpanjang batasan jam operasional aktivitas perdagangan. Kebijakan itu diambil sebagai salah satu langkah pemulihan ekonomi di Buleleng. “Saya minta segera buat perubahan perpanjangan jam operasional itu sampai batas jam 11 malam. Khusus kegiatan adat yang melibatkan banyak orang ditunda dulu, agar tidak kembali terjadi ledakan kasus Covid-19,” terangnya.

Terkait laporan hasil vaksinasi oleh Gede Suyasa selaku Sekretaris Satgas Covid-19, Bupati PAS memutuskan pelaksanaan vaksinasi selanjutnya menyasar wilayah padat penduduk dan banyak terjadi kasus terkonfirmasi dengan mekanisme per kecamatan. Dari data yang tercatat per 8 Juni 2021, Satgas Covid-19 memiliki cukup banyak persediaan vaksin terlebih Gubernur Bali memberi arahan bahwa siap mendukung kebutuhan vaksin. Sehingga target vaksinasi 70% dari jumlah penduduk Buleleng dapat dicapai. “Saya minta seluruh desa di Kecamatan Seririt dilakukan vaksinasi, lalu di Kecamatan Gerokgak sesuaikan data warga yang sudah menerima vaksinasi. Kemudian warga di Desa Pancasari, Wanagiri, Munduk, Gobleg dan Gesing juga. Kalau ada sisa vaksin, baru menyasar kecamatan wilayah timur,” ujar Bupati PAS. 

Ditambahkan, seluruh kegiatan operasional penanganan Covid-19 agar diawasi dengan baik oleh pihak kejaksaan, sehingga kedepan tidak terjadi tindak korupsi penyalahgunaan anggaran. (Agst).

Share Berita Ini :