Ikuti Kami

SD N 1 Banjar Jawa Terima Bantuan 100 Paket Media Edukasi

Admin bulelengkab | 26 Januari 2022 | 126 kali

Dari berbagai bencana yang terjadi di Buleleng, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng menitikberatkan permasalahan Covid-19 pada saat ini. Melalui media edukasi, diharapkan anak-anak bisa menyampaikan kepada lingkungan dan keluarganya terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng. Hal itu disampaikan Ketua PMI Kabupaten Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG usai menyerahkan bantuan 100 paket media edukasi kepada anak-anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Banjar Jawa, Rabu (26/1).


Nyoman Sutjidra yang juga selaku Wakil Bupati Buleleng mengatakan, melalui bantuan media edukasi ini, diharapkan anak-anak bisa lebih paham mengenai penanganan Covid 19, masalah penanggulangan bencana, dan pertolongan pertama pada saat ada kecelakaan.


"Ini tidak kalah penting jika nantinya anak-anak menemukan kejadian kecelakaan di jalan raya, sehingga anak-anak bisa melakukan pertolongan pertama, apa yang harus dia lakukan dan kemana mereka harus melakukan rujukan," ucapnya.


Ditambahkan, kegiatan hari ini adalah bentuk dukungan dan kerjasama dari Korean International Cooperation Agency (KOICA),  yang dimana ini adalah pilot project pertamanya yang diberikan di dua sekolah yaitu di Denpasar dan Singaraja. SDN 1 Banjar Jawa diambil karena sebagai sentralisasi sekolah yang ada di pusat kota Singaraja dan memiliki jumlah siswa yang banyak. 


"Kita berharap kegiatan ini mendapatkan hasil yang diharapkan sehingga kedepan ada sekolah-sekolah lain yang kita bisa berikan edukasi melalui kerjasama dengan KOICA," ujarnya.


Sementara itu, Kepala SDN 1 Banjar Jawa, Luh Suarniti S.Pd. SD  menyambut dengan positif terkait kegiatan hari ini. Pihaknya merasa, kegiatan ini sangat penting dan cocok untuk diterapkan kepada anak-anak di sekolah ini.


"Anak-anak kami sangat cocok diberikan edukasi terkait pemahaman penangan Covid-19, penanggulangan bencana dan pertolongan pertama yang nantinya akan diterapkan dan diimplementasikan pada kegiatannya sehari-hari," ujarnya.


Luh Suarniti berharap, PMI bisa memberikan bantuan media edukasi lebih banyak lagi. (suy).