Transformasi digital yang dijalankan Pemerintah Desa Tinga-Tinga mendapat apresiasi dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng. Inovasi Desa Digital dinilai tidak hanya mempermudah pelayanan publik, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif dan berbasis data.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Made Suharta, S.Kom., M.AP., saat meninjau implementasi Desa Digital di Desa Tinga-Tinga, Selasa (14/7). Dalam kunjungan itu, Made Suharta menegaskan Kominfosanti siap memberikan pendampingan agar pengembangan sistem digital desa berjalan berkelanjutan.
Menurutnya, dukungan tidak hanya difokuskan pada pengembangan aplikasi, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa serta penguatan aspek keamanan sistem yang digunakan.
"Kami sangat mengapresiasi Desa Digital ini. Kominfosanti siap membantu peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan. Selain itu, aplikasi yang dikelola desa juga perlu dilakukan assessment untuk memastikan keamanan data masyarakat yang tersimpan di dalamnya," kata Made Suharta.
Kadis Suharta menilai Desa Tinga-Tinga telah menunjukkan langkah progresif dengan membangun basis data tunggal sosial ekonomi masyarakat. Keberadaan data yang terintegrasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat sasaran, dan berbasis kebutuhan warga.
Namun demikian, keberlanjutan sistem digital, lanjutnya, harus diimbangi dengan kemampuan aparatur desa dalam mengelola teknologi informasi. Penguatan kompetensi SDM menjadi faktor utama agar layanan digital dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
Made Suharta juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan pemerintah desa, termasuk pengajuan administrasi kependudukan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Menurutnya, optimalisasi layanan digital hanya akan tercapai apabila dibarengi dengan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
"Dengan sosialisasi yang berkelanjutan, masyarakat akan semakin mudah memanfaatkan layanan yang telah disediakan sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien," ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan Kominfosanti, transformasi digital di Desa Tinga-Tinga diharapkan menjadi model pengembangan desa digital di Kabupaten Buleleng, dengan pelayanan publik yang semakin modern, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Suy/RRI)