Kemampuan komunikasi dinilai menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah persaingan dunia kerja dan usaha yang semakin kompetitif. Berangkat dari hal tersebut, Wirausaha Muda Singaraja (WMS) menggelar Workshop Public Speaking With Confidence di B’Dlood Resto, Singaraja, Sabtu (25/4) lalu.
Kegiatan yang mengusung tema “Ngobrol Santai Tapi Jago Cuan” itu dikemas dengan konsep santai namun tetap aplikatif. Workshop tersebut bertujuan membantu generasi muda mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan ide, gagasan, maupun menawarkan produk dan jasa.
Ketua Umum Wirausaha Muda Singaraja, Gede Pasek Reksa Saputra mengatakan, kemampuan berbicara di depan umum menjadi bekal penting bagi anak muda, khususnya bagi mereka yang ingin terjun ke dunia usaha.
Menurut dia, kualitas produk atau jasa yang dimiliki seseorang tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan kemampuan komunikasi yang baik. “Sebagai wirausaha, produk atau jasa yang hebat tetap membutuhkan narasi yang kuat. Melalui sinergi ini, kami berkomitmen membekali rekan-rekan muda dengan kemampuan komunikasi yang berdampak, profesional, dan tentu saja penuh percaya diri,” ujar Gede Pasek Reksa Saputra saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, pelatihan semacam ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berani tampil, mampu membangun relasi, serta memiliki daya saing di dunia usaha maupun profesi lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng yang diwakili Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Putu Pasek Sujendra S.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan Wirausaha Muda Singaraja. Menurut dia, kegiatan pengembangan kapasitas seperti ini penting untuk mendorong anak muda agar lebih berani menyampaikan ide-ide kreatif yang dimiliki.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mendorong generasi muda untuk berani tampil dan berbicara. Ketika mereka mampu menyampaikan ide dan gagasannya dengan baik, tentu itu akan memberikan dampak positif bagi karier maupun usaha yang sedang mereka bangun,” imbuh Pasek Sujendra.
Workshop tersebut menghadirkan Dias Damayasa sebagai pembicara utama. Dalam sesi materi, ia membagikan berbagai teknik dasar publik speaking, mulai dari mengelola rasa gugup, membangun kepercayaan diri, hingga menyampaikan pesan secara efektif di hadapan audiens.
Peserta yang didominasi kalangan pelajar, mahasiswa, dan wirausaha muda tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga kesempatan praktik langsung untuk melatih kemampuan berbicara di depan publik.
Melalui kegiatan ini, Wirausaha Muda Singaraja berharap semakin banyak generasi muda di Kabupaten Buleleng yang memiliki keberanian untuk tampil, berkomunikasi secara efektif, dan mampu memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai modal meraih peluang di masa depan.(WD).