Mewakili Bupati Buleleng, Plt. Asisten II Setda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni didampingi perwakilan OJK Bali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Realisasi Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Semester I Tahun 2025 di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Jumat, (29/8).
Dalam kesempatan itu, Plt. Asisten Reika Nurhaeni menyampaikan bahwasannya Rakor kali ini merupakan bentuk evaluasi bersama terhadap capaian target TPAKD Kabupaten Buleleng pada tahun 2025. Terkait itu,pihaknya meminta seluruh tim, baik dari unsur OPD, perbankan dan pelaku usaha jasa keuangan memberikan pendapat atas kendala yang ditemui dalam pencapaian target. “Beberapa target realisasi semester I belum tercapai bahkan ada yang belum melakukan kegiatan. Nah dalam kesempatan ini kami persilahkan untuk memberikan penjelasan dan evaluasi bersama terkait dengan kendala-kendala yang dihadapi,” ujar Reika Nurhaeni yang juga Kepala Bappeda Buleleng.
Ditambahkan, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh seluruh industri keuangan di Buleleng wajib melakukan koordinasi dan kolaborasi kepada OPD terkait. Hal itu penting dilakukan dalam rangka memaksimalkan akses keuangan dan kesejahteraan masyarakat. Plt. Asisten Reika Nurhaeni menilai laporan realisasi yang disampaikan terdapat kekurangan seperti halnya tabel jumlah
masyarakat yang mengusulkan KUR dan jumlah KUR yang disetujui, dengan demikian pihaknya meyakini realisasi TPAKD Semester I tahun 2025 dapat lebih akuntabel. “Kami berharap seluruh tim dapat berkolaborasi lebih baik lagi, lakukan sosialisasi dan edukasi yang berkesinambungan kepada masyarakat, sehingga masyarakat pelosok pun mengetahui dan memahami dengan baik terhadap program TPAKD Buleleng,” pungkasnya. (Agst).