Bantuan Revitalisasi Pendidikan Sebesar Rp. 90,7 Miliar, Pemkab Buleleng Perkuat SDM Pendidikan

Admin bulelengkab | 13 Februari 2026 | 127 kali

Komitmen Pemkab Buleleng dalam membangun sumber daya manusia unggul di Buleleng terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pendidikan. Hal tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng senilai Rp90.752.105.402 (Rp90,7 miliar) yang diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di SMKN 3 Singaraja, Jumat, (13/2).


Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden, khususnya dalam upaya membangun SDM yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.


“Semoga tahun 2026 ini lebih banyak lagi satuan pendidikan yang dapat kita perbaiki,” ujar Menteri Abdul Mu’ti.


Di Kabupaten Buleleng, revitalisasi menyasar 64 satuan pendidikan, yang terdiri dari 8 TK, 37 SD, 14 SMP, 4 SMA, dan 1 SMK. Peresmian dilakukan secara simbolis pada lima sekolah yang mewakili setiap jenjang pendidikan.


Selain peningkatan infrastruktur, pemerintah juga akan menempatkan peningkatan kompetensi guru sebagai kunci utama peningkatan mutu pendidikan. Berbagai program terus digalakkan, antara lain penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), pelatihan berbasis e-learning, peningkatan kualifikasi melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), kebijakan fleksibilitas beban kerja, serta program satu hari belajar bagi guru melalui forum Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).


Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menegaskan bahwa revitalisasi bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pembelajaran.


“Gedung yang megah hanyalah cangkang. Yang lebih penting adalah ruang belajar yang layak, aman, nyaman, dan berkarakter sehingga mampu menumbuhkan semangat belajar siswa,” jelasnya.


Kunjungan Menteri ke Buleleng menjadi momentum penting untuk memastikan program revitalisasi berjalan optimal dan memberikan dampak nyata. Revitalisasi diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih humanis, mendorong kreativitas, serta memperkuat pembentukan karakter sesuai profil pelajar Indonesia.


Sementara itu, Kepala SMKN 3 Singaraja, Nyoman Nilon, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui bantuan revitalisasi yang nilainya mencapai lebih dari Rp. 90 miliar tersebut.


“Bantuan revitalisasi ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ujarnya.


Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan akan mendorong proses belajar mengajar yang lebih efektif dan inovatif, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.


Sebelum kegiatan peresmian, Menteri Abdul Mu’ti juga mengikuti rangkaian kegiatan Pagi Ceria di Taman Kota Singaraja yang diikuti 620 siswa TK, SD, dan SMP. Kegiatan tersebut diisi dengan Senam Anak Indonesia Hebat dan menyanyikan lagu Rukun Sama Teman, serta dilanjutkan dengan peninjauan ke TK Aisyiyah Bustanul Athfal.


Melalui dukungan anggaran revitalisasi yang signifikan serta penguatan kompetensi tenaga pendidik, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng berkomitmen meningkatkan mutu layanan pendidikan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Maju.