Ikuti Kami

Perumda Tirta Hita Buleleng Siap Pasang 10 Boosterspam dan 3.000 Sambungan Baru

Admin bulelengkab | 06 Februari 2024 | 176 kali

Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Hita Buleleng dalam upayanya menyediakan air minum yang berkualitas kepada masyarakat secara komitmen dilakukan. Atas hal itu, prestasi BUMD Award peringkat I kategori BUMD air minum  sedang pun berhasil diraih. Kendatipun demikian, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana tidak berpuas diri melainkan termotivasi untuk meningkatkan kembali pelayanan air minum di Kabupaten Buleleng. Demikian terungkap dalam Podcast Bincang Komunikasi (B-Kom) Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa, (6/2).

Menyediakan air minum berkualitas menjadi tanggungjawab utama dan wajib dilakukan Perumda Tirta Hita Buleleng sebagai leading BUMD yang menangani di bidang pemenuhan kebutuhan perairan. Dirut Lestariana mengakui tantangan yang ditemui cukup banyak mengingat topografi Buleleng yang berbukit dan terluas di Bali. Terkait itu, pihaknya tengah bersiap memasang booster spam di beberapa titik wilayah Buleleng yang berada di dataran tinggi. “Kendala kami temui pada tingkat tenakan air di dataran tinggi. Terutama pada pagi dan sore hari yang menjadi titik pemakaian air yang banyak, maka di dataran tinggi jadi kurang air. Disinilah kami akan pasang booster spam,” terang Dirut Lestariana.

Pihaknya menegaskan, kendala ini akan kami tuntaskan melalui program pembangunan booster spam pada setiap titik saluran pipa yang berada di dataran tinggi. Pada tahun 2024, sebanyak 10 booster spam siap dipasang. Tentunya target itu setiap tahunnya akan berlanjut hingga tuntas.

Selain itu, Dirut Lestariana juga menerangkan bahwasanya peran BUMD dalam mendukung pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Buleleng juga telah dilakukan dan selalu meningkat tiap tahunnya. Terhitung Perumda Tirta Hita Buleleng berkontribusi dalam PAD Buleleng sebesar 7,5 Miliar sampai dengan tahun 2023. 

Ditambahkan, berdasarkan data yang ada, pihaknya memiliki pelanggan sebanyak 63.000 lebih pelanggan dengan debit air 858 liter per detik. Berdasarkan standar perhitungan nasional, 1 liter per detik sudah mampu memenuhi 100 pelanggan. Jika secara kalkulasi dihitung, Buleleng telah melampaui kebutuhan penyediaan air minum itu. “Secara nasional memang kami sudah melampaui penyediaan air minum untuk masyarakat, tapi kembali lagi pada kondisi topografi kita yang berbukit. Kami sudah berkomitmen untuk menuntaskan kendala yang terjadi, mari bersama-sama jaga alam dan kelestarian air kita. Kami siap melayani,” tegas Dirut Lestariana. (Agst)