Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna yang juga Ketua Umum KONI Buleleng mengucapkan terima kasih kepada Federasi Kempo Indonesia (FKI) atas kepercayaannya menunjukkan Buleleng sebagai lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FKI. Dalam kesempatan itu, pihaknya menegaskan Kejurnas itu akan memberikan dorongan besar kepada atlet Kempo Buleleng maupun cabang olahraga (Cabor) lainnya untuk menggelar kejuaraan berskala Nasional dan Dunia di Kabupaten Buleleng, Jumat, (10/7), di GOR Undiksha Jinengdalem.
Wabup Supriatna menerangkan Kejurnas FKI yang berlangsung selama dua hari di Buleleng tidak hanya memberikan motivasi peningkatan prestasi kepada atlet Kempo, melainkan juga kepada cabang olahraga lainnya di bawah naungan KONI Buleleng. “Dalam kurun waktu satu tahun ini kita sudah menyelenggarakan dua kejuaraan Nasional, bahkan salah satunya Vovinam itu kejuaraan tingkat dunia. Harapan kami Cabor lainnya mampu menggelar kejuaraan serupa,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Wabup Supriatna juga menyampaikan keberadaan Kejurnas bukan semata-mata berfokus pada urusan di bidang olahraga, melainkan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Ratusan atlet, official dan pelatih dari belasan provinsi di seluruh Indonesia yang hadir tentunya akan menjadi momentum mempromosikan potensi wisata di Buleleng.
Pihaknya menambahkan, dalam waktu dekat melalui kerjasama dengan FKI, Pemkab Buleleng akan berencana menggelar kejuaraan kempo kembali dengan tingkatan yang lebih tinggi yakni kejuaraan tingkat dunia.
Sementara itu, dalam laporan Ketua Panitia Kejurnas FKI, Yulianto Maris menerangkan kejuaraan kali ini diikuti oleh 14 provinsi dengan jumlah total atlet yang bertanding sebanyak 143 orang dengan 43 nomor pertandingan. “Kejurnas ini kami laksanakan dalam rangka untuk mencari bibit-bibit kesatria berprestasi yang akan dipersiapkan untuk gelaran kejuaraan dunia. Kami sudah lima kali melaksanakan kejuaraan dunia,” ujar Yulianto Maris. (Agst).