Lomba Mancing Meriahkan ASET BBDF Hari Kedua

  • Admin Bulelengkab
  • 29 November 2018
  • Dibaca: 85 Pengunjung

Gelaran ASET BBDF hari kedua tidak kalah menarik dengan acara pembukaannya malam kemarin, hal ini terbukti dari meluapnya antusias masyarakat mengikuti Lomba Memancing di Pantai Bengbeng Tejakula, Kamis, (29/11).

Sebanyak 127 orang peserta mengikuti perlombaan, selain untuk menyalurkan hobby, juga untuk memperebutkan hadiah sebesar Rp. 2.500.000,-. Ditemui dilokasi perlombaan, Kadis Pariwisata Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM menerangkan bahwa seluruh peserta lomba mancing berasal dari berbagai wilayah di Bali, seperti dari Bulelemg sendiri, Karangasem, Jembrana dan Denpasar. Keberadaan para peserta sangat diyakini oleh Kadis Sutrisna akan berdampak pada peningkatan kunjungan pariwisata khususnya Paiwisata Bahari. ASET BBDF hari kedua ini tidak hanya fokus pada lomba mancing saja, namun juga pada kebersihan dan pelestarian pantai khususnya di Kecamatan Tejakula, hal ini terbukti dari antusias Angler Buleleng Gusti Sumantara yang mengakui sangat merasa terhormat dan bangga akan apresiasi Pemerintah Kabupaten Buleleng atas dukungan dan dilibatkan pada setiap event yang ada di Buleleng. “ Kami Angler Buleleng selalu melakukan kegiatan pembersihan di pesisir pantai sembari memancing, dan kami juga sangat senang dan bangga bahwa kedepannya terus dilibatkan dalam kegiatan pelestarian lingkungan” Ujar Gusti Sumantara. 

Sementara itu, tampak hadir pula dilokasi perlombaan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan uang Laut (PRL) Permana Yudiarso yang dalam kesempatan itu menyambut positif gelaran ASET BBDF yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian pantai. Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2010 juga sudah memprogramkan kawasan konservasi Buleleng untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan pariwisata, terutama wisata bawah laut, konservasi terumbu karang dan potensi pembuatan garam. ”Diharapkan kedepannya Pemkab Buleleng dapat meneruskan program yang bagus ini, mendorong nelayan dan masyarakat yang ada di pesisir untuk turut aktif melakukan kegiatan-kegiatan kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan”. Ujar Permana Yudiarso. (Agst).     



Share Post :