Buleleng Siap Gelar Festival Manggis

  • admin_bulelengkab
  • 10 Maret 2019
  • Dibaca: 186 Pengunjung

Salah satu potensi pertanian Kabupaten Buleleng adalah menghasilkan buah manggis. Buah lezat ini pun sudah merambah pasar luar negeri. Untuk mendukung dan mengembangkan terus buah manggis, akan digelar Festival Manggis dengan tajuk “World Mangosteen Fiesta” di Desa Galungan Kecamatan Sawan. Festival yang baru pertama kalinya digelar di Buleleng bahkan di Bali ini akan berlangsung pada tanggal 23-24 Maret mendatang. Hal ini terungkap ketika panitya festival melakukan audensi ke Rumah Jabatan Bupati Buleleng,5/3.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyambut baik rencana festival hasil kolaborasi JCI-Junior Chmabre Internasional Singaraja dengan Dinas Pertanian Buleleng.”JCI sudah berhasil mengekspor buah manggis ke manca negara. Sekarang berencana mengadakan World Mangosteen Fiesta. Sejenis festival yang akan memberdayakan manggis Buleleng. Dimana nantinya akan diperlihatkan buah manggis dari beberapa desa untuk diamati mana yang terunggul,” jelas Bupati. Ditambahkan hal ini sesuai dengan skema“one product one village” untuk dijadikan dasar melakukan upaya-upaya yang lebih kongkret memajukan pertanian sekaligus masukan pengembangan pertanian di Buleleng.

Menurut Ketua CJI Singaraja, AA Gede Agung Wedatama Festival Manggis itu akan dibuat rutin setiap tahun. Untuk tahun pertama diadakan di Desa Galungan, lalu tahun berikutnya di Desa Bongancina, selanjutnya di Desa Tajun, serta di desa-desa penghasil manggis lainnya. 

Sementara itu, Plt.Kadis Pertanian Buleleng  Ir. I Made Sumiarta menjelaskan Kabupaten Buleleng memiliki potensi buah manggis yang besar yang dihasilkan dari sembilan kecamatan. Untuk kegiatan festival tidak hanya berlangsung di Desa Galungan, juga didukung oleh petani manggis dari Desa Lemukih dan Sekumpul.

Rencananya selain menyajikan dan membahas buah manggis, juga akan digelar festival  buah duren lokal. “Akan dipamerkan buah duren lokal dari beberapa desa. Lalu dinilai mana buah duren lokal yang paling enak yang dihasilkan di sejumlah kebun di beberapa desa,” jelas Gung Weda.(st)

Share Post :