Logo
0362 - 21146
  • Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng
Senin Pon

Profil

Infrastruktur



1. Perhubungan

Potensi Kabupaten Buleleng dalam sektor perhubungan atau transportasi dalam menunjang kegiatan sehari hari bagi masyarakat dalam mobilitasnya telah diupayakan melalui peningkatan perhubungan darat, pengembangan pada sektor perhubungan udara dan penyempurnaan beberapa fasilitas pada sektor perhubungan laut. Dukungan infrastruktur seperti tersebut diatas dalam menunjang pembangunan Kabupaten Buleleng di sektor perhubungan sangatlah penting dan dimasa mendatang perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius, yang secara langsung maupun tidak langsung akan dapat memberikan dampak yang lebih baik serta mendorong masyarakat untuk melakukan pergerakan yang makin tinggi, komplek dan lebih meluas.

 •  Perhubungan Darat

Pembangunan transportasi darat dilaksanakan dengan secara terpadu, sehingga tercipta transportasi darat yang tertib, lancar, aman, nyaman serta efesien melalui peningkatan sarana dan prasarana maupun upaya pengembangan jalur alternatif, peningkatan manajemen dan pelayanan, termasuk pembinaan disiplin pemakaian jalan guna mendapatkan kejelasan informasi tentang lalu lintas.

Dalam rangka mengantisipasi antara beban jalan dan kepadatan lalu lintas, telah pula dilengkapi dengan pembangunan jalan yang diarahkan pada adanya keserasian perkembangan transportasi baik jalan kota maupun di pedesaan.

Untuk itu sampai dengan tahun 2009 Kabupaten Buleleng telah dapat memperbaiki kondisi sarana jalan sepanjang 86,31 Km dalam kondisi mantap terdiri dari :

- Jalan Nasional sepanjang          : 155,750 Km
- Jalan Propinsi sepanjang           : 105,880 Km
- Jalan Kabupaten sepanjang       : 674,940 Km

Guna mengetahui jenis dan kondisi jalan yang ada di Kabupaten Buleleng dapat dilihat pada tabel berikut ini :

 

JENIS DAN KONDISI JALAN DI KABUPATEN BULELENG

SAMPAI DENGAN AKHIR TAHUN 2009

Kondisi Jalan

Jalan Nasional

Jalan Propinsi

Jalan Kabupaten

2008

2009

2008

2009

2008

2009

 Kondisi Baik

79,60

99,770

87,75

81,250

166,50

247,102

 Kondisi Sedang

71,15

52,980

18,13

24,630

353,322

314,180

 Kondisi Rusak

5,00

3,00

-

-

155,118

121,160

Jumlah

155,75

155,750

105,88

105,550

674,940

682,442

Sumber Data: Dinas Pekerjaan Umum 2010

Dalam rangka melayani kebutuhan arus penumpang baik antara penumpang dalam kota, desa maupun antar Propinsi telah pula dilengkapi dengan sarana penunjang berupa pembangunan fasilitas terminal yang berlokasi di : Desa Sangket, Kelurahan Penarukan, Kelurahan Banyuasri, Desa Pancasari, dan Kota Seririt.

Dalam Tahun 2009, Angkutan umum yang melayani masyarakat Kabupaten Buleleng baik dalam Kota maupun pedesaan adalah sebanyak 254 buah kendaraan terdiri dari transportasi Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) 352 buah, Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) sebanyak 3 buah, sedangkan angkutan pedesaan sebanyak 187 buah, angkutan barang umum 523 buah, angkutan tidak umum 1.861 buah, angkutan khusus umum 2 buah, dan angkutan pariwisata/sewa sebanyak 101 buah.

Guna mengetahui jenis transportasi yang melayani kebutuhan angkutan di Kabupaten Buleleng dapat dilihat pada tabel berikut ini :

 

JUMLAH ANGKUTAN UMUM DI KABUPATEN BULELENG

DARI TAHUN 2006-2009

Jenis  Angkutan

TAHUN

2006

2007

2008

2009

 Angkutan Pedesaan/Kota

440/466  buah

280/293 buah

187/264 buah

187/254 buah

 AKDP

364 buah

352 buah

352 buah

352 buah

 AKAP

9 buah

3 buah

3 buah

3 buah

 Angkutan Barang Umum

-

280 buah

600 buah

523 buah

 Angkutan Tidak Umum

-

341 buah

1.340 buah

1.861 buah

 Angkutan Khusus Umum

-

-

2 buah

2 buah

 Angkutan Pariwisata/Sewa

-

99 buah

99 buah

101 buah

Sumber Data : Dinas Perhubungan 2010

•  Perhubungan Laut

Disamping adanya fasilitas perhubungan darat, sementara itu transportasi laut telah diupayakan pula, dengan tidak beroperasinya Pelabuhan Buleleng sejak beberapa puluh tahun yang lalu, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah pula mengupayakan penyediaan fasilitas dermaga Pelabuhan Laut di Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak yang pembangunannya mendapat bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat, dan nantinya akan dapat merupakan pelabuhan dagang dan pelabuhan bongkar muat barang, dengan sarana fasilitas penunjang sebagai berikut :

- Dermaga Utama I sepanjang         : 80 m
- Dermaga Utama II sepanjang        : 160 m
- Gudang penumpukan seluas         : 40.000 m2

Sampai dengan akhir tahun 2009 kapal penumpang yang datang berjumlah 372 buah, sedangkan kapal yang bertolak sebanyak 372 buah, dengan bongkar muat barang seperti terlihat pada tabel berikut ini :

 

JENIS BONGKAR MUAT BARANG DI PELABUHAN CELUKANBAWANG

TAHUN 2007-2009

Jenis barang yang dibongkar

Tahun

2007

2008

2009

 Bongkar muat semen

517.126 ton

4.220.800,68 ton

483.867.569 ton

 Bongkar muat kayu

48.582 m3

4.340.301.274,5 m3

9.053.067 ton

 Bongkar muat barang lainnya

48.619 ton

5.204.664,101 ton

400.372.516 ton

Sumber Data : Dinas Perhubungan 2010

•  Perhubungan Udara

Salah satu segi penting dalam usaha pengembangan ekonomi, guna memeratakan pembangunan secara regional di Propinsi Bali pada umumnya, dan Kabupaten Buleleng pada khususnya, sangatlah didukung oleh adanya prasarana perhubungan udara yang akan dapat mempersingkat waktu tempuh (perjalanan) bagi kalangan dunia pariwisata kalangan dunia usaha lainnya yang akan datang ke Kabupaten Buleleng.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Buleleng sejak Tahun 2000 yang lalu telah mengambil inisiatif untuk membangun fasilitas perhubungan udara berupa pembangunan Lapangan Terbang Perintis yang diberi nama ”LAPANGAN AIR STRIP KOLONEL WISNU” yang terletak di Dusun Pegametan, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, dengan jarak 60 km dari Kota Singaraja, dan 30 dari kota Gilimanuk, dengan kondisi sebagai berikut :

- Lahan yang tersedia             : luas 14 Ha
- Landasan ( Run Way )          : panjang 660 m, dan lebar 18 m
- Jalan masuk pesawat          : panjang 77,50 m, dan lebar 15 m    
- Pelataran perkir (Avron)        : panjang 60,00 m, dan lebar 40 m
- Fasilitas terminal                  : panjang 10,00 m, dan lebar 8 m

 

PERHUBUNGAN UDARA

(Sekolah Penerbang)

 

ANGKATAN

TAHUN/SISWA

KETERANGAN

2007

2008

2009

 Angkatan I

-

21 orang

21 orang

Jumlah Pesawat Latih  9 buah

 Angkatan II

-

18 orang

18 orang

 Angkatan III

-

20 orang

20 orang

      Sumber Data : Dinas Perhubungan 2010

2. POS DAN TELEKOMUNIKASI

            Pos dan Telekomunikasi adalah merupakan kegiatan pelayanan lalu lintas informasi, barang jasa, surat dan berita yang memegang peranan penting dalam rangka pelaksanaan pemerintah, pembangunan, ekonomi, dan kemasyarakatan baik untuk saat ini maupun di masa mendatang. Peningkatan layanan Pos dan Telekomunikasi telah dapat mempercepat arus informasi sampai keseluruh Kecamatan/Desa di daerah ini. Pembangunan telekomunikasi diharapkan dapat menjadi wahana yang handal bagi terlselenggaranya arus berita, informasi, dan data baik local, regional, nasional, serta internasional.

            Memasuki pembangunan jangka panjang kedua, system pelayanan telepon telah menggunakan system otomatis dengan kapasitas yang terpasang sabagai berikut:

-         Kantor Telepon Pusat                :   1 buah

-         Kantor Telepon Cabang            :   3 buah

-         Sambungan Induk                      : 12.903 SST

-         Sambungan Cadangan             :   2.941 SST

-         Telepon Umum/Koin                  :   49 buah

-         Faximile                                        :   4 buah

-         Wartel                                            :   43 buah

            Demikian pula halnya untuk pelayanan pada Pos dan Giro yang ada Kabupaten Buleleng sampai dengan tahun 2008 telah terdapat fasilitas penunjang sebagai berikut :

-          Kantor Pos Pemeriksa              :  1 buah

-         Bis Surat                                       :   9 buah

-         Kotak Pos                                     :   60 buah

-         Pos Keliling Desa                       :   250 buah

-         Depo Benda Pos                        :   9 buah

-         Pos Desa                                     :    27 buah

            Selanjutnya pembangunan pada sektor perhubungan, pos dan telekomunikasi sampai dengan tahun 2009 dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan PDRB Kabupaten Buleleng atas harga berlaku sebesar 4,02%.

 

3. AGAMA DAN SARANA TEMPAT IBADAH

            Untuk mewujudkan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual, kualitas keimanan akan terus diupayakan dan ditingkatkan, dan kondisi sekarang ini kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah harus tetap dibina bahkan terus dimantapkan.

Dari jumlah penduduk sebanyak 786.972 jiwa, yang menganut dari berbagai agama/aliran kepercayaan di Kabupaten Buleleng pada tahun 2009 adalah sebagai berikut :

  • Umat beragama islam                             :  50.201 orang
  • Umat beragama Hindu                            :  593.007 orang
  • Umat beragama Katholik                         : 1.480 orang
  • Umat beragama Kristen Protestan        :  2.305 orang
  • Umat beragama Budha                            : 3.280 orang

Sedangkan  jumlah sarana tempat ibadah yang ada di Kabupaten Buleleng adalah :

  • Pura Kahyangan Tiga                           :  699 buah
  • Pura Dang Kahyangan                         :  19 buah
  • Sad Kahyangan                                     :   6 buah
  • Gereja Katholik                                      :   2 buah
  • Gereja Protestan                                   :   9 buah
  • Kapela                                                     :   1 buah
  • Masjid                                                      :   78 buah
  • Langgar                                                   :   50 buah
  • Mushola                                                   :   51 buah
  • Vihara/Cetya                                           :   12 buah

 

4. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN

            Kesehatan adalah salah satu factor pendukung terciptanya mutu Sumber Daya Manusia yang berkualitas,sehingga sector yang satu ini juga tetap mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Buleleng. Dalam rangkaa meningkatkan pelayanan Kesehatan masyarakat di Kabupaten Buleleng telah disiapkan berbagai fasilitas pelayanana kesehatan baik darui Pemerintah maupun dari pihak swasta, dan penyipan tenaga medis maupun non medis.

            Sampai dengan tahun 2009 banyaknya sarana penunjang pelayanan kesehatan yang telah tersedia adalah sebagai berikut :

            Rumah Sakit Umum 2 buah, Rumah Sakir Swasta 3 buah, Puskesmas 20 buah, terdiri dai Puskemas Pembantu 74 buah, Poliklinik/BKIA 4 buah, Posyandu 716 buah, Apotek 33 buah , Toko Obat 9 buah dan GFK 1 buah. Sedangkan untuk penyiapan tenaga medis dan non medis yang ada pada Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas/Pustu sampai dengan tahun 2009 telah menempatkan 75 orang Dokter Umum, 27 orang Dokter Gigi, 410 orang Bidan , 23 orang Perawat Gigi. Guna mengetahui gambaran perkembangan pada sektor kesehatan ini dapat dilihat pada tabel berikut ini:

DATA BANYAKNYA FASILITAS KESEHATAN

DI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2007-2009

Jenis Fasilitas

Tahun

2007

2008

2009

 Rumah Sakit Umum

2 buah

2 buah

2 buah

 Rumah Sakit Swasta

3 buah

3 buah

3 buah

 Puskesmas

20 buah

20 buah

30 buah

 Puskesmas

74 buah

74 buah

74 buah

 Poliklinik/BKIA

8 buah

6 buah

4 buah

 Posyandu

705 buah

716 buah

716 buah

 Apotek

29 buah

37 buah

33 buah

 Toko Obat

8 buah

12 buah

9 bua

                      

    Sumber Data: Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2010

 

5. PENDIDIKAN

Pendidikan mempunyai peranan penting dan merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan manusia sehingga kualitas SDM  sangan tergantung dari kualitas pendidikan. Sehingga program pendidikan mempunyai andil besar terhadap kemajuan social ekonomi suatu bangsa, dan selanjutnya keberhasilan pembangunan dapat diukur dari tingkat partisipasi sekolah, penduduk usia belajar, dan pendidikan tertinggi yang pernah diikuti.

            Dalam rangka perluasan dan pemerataan memperoleh pendidikan, Pemerintah Kabupaten Buleleng sampai dengan tahun 2009 telah terbangun sarana dan prasarana sekolah seabgai berikut :

1.      Taman Kanak – kanak Negeri/Swasta bewrjumlah 198 buah, dengan jumlah murid sebanyak 7.789 orang, dan guru sebanyak 717 orang.

2.      Sekoah Dasar Negeri/Swasta berjumlah 508 buah, dengan jumlah murid sebanyak 75.182 orang, dan guru sebanyak 5.292 orang.

3.      SLTP Negeri/Swasta berjumlah 82 buah , dengan jumlah murid 27.862 orang , dan guru sebanyak 2.244 orang.

4.      SMU/SMK Negeri/Swasta berjumlah 58 buah, dengan jumlah murid sebanyak 20.363 orang, dan guru sebanyak 2.019 orang.

5.      Perguruan Tinggi Negeri/Swasta sebanyak 6 buah, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 13.159 orang dan jumlah Dosen sebanyak 695 orang.

6. PRASARANA AIR BERSIH

            Didalam upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Buleleng, salah satu syarat yang harus pula dipenuhi adalah tersedianya fasilitas akan kebutuhan sarana air minum bagi masyarakat di Kabupaten Buleleng, khususnya masyarakat di perkotaan telah terlayani dengan fasilitas dari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Buleleng. Sedangkan kebutuhan air minum untuk  masyarakat di pedesaan telah pula diupayakan dengan fasilitas program pembangunan sarana air bersih pedesaan tersebar diseluruh Desa yang ada di Kabupaten Buleleng.

7. PRASARANA KELISTRIKAN

            Guna mendukung program pemerintahan listrik masuk desa, PLN terus berupaya untuk meningkatkan jangkauan aliran listrik sampai ke pelosok – pelosok desa. Berdasarkan data pengguna jasa listrik/pelanggan listrik disetiap Desa dan Kecamatan, untuk di Kabupaten Buleleng semua desa telah teraliri listrik.  Jangkauan listrik meliputi 148 Desa, dan 586 Dusun dari 604 Dusun yang ada di Kabupaten Buleleng, dengan jumlah pelanggan listrik untuk rumah tangga telah mencapai 102.243 pelanggan. Sedangkan sarana fasilitas penunjang telah terpasang 1.037 buah gardu/trafo, tiang TM/TR sebanyak 27.503 buah , dengan daya terpasang sebanyak 96.008.085 KVA, dan banyaknya KWH yang terjual mencapai 17.483.807 KVA.

 

DATA PERKEMBANGAN KELISTRIKAN DUSUN/BANJAR

DI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2008-2009

 

Nama Kecamatan

Jml Dusun/

Banjar/Lingkungan

Yang suda berlistrik

Yang belum berlistrik

Prosentase yang terpasang

2008

2009

2008

2009

2008

2009

2008

2009

 Tejakula

59

59

50

51

9

8

84,75

86,44

 Kubutambahan

47

47

41

43

6

4

87,23

91,49

 Sawan

68

68

68

68

-

-

100

100

 Buleleng

93

93

93

93

-

-

100

100

 Sukasada

65

65

65

65

-

-

100

100

 Banjar

70

70

70

70

-

-

100

100

 Seririt

85

85

81

82

4

3

95,29

96,47

 Busungbiu

42

42

42

42

-

-

100

100

 Gerokgak

75

75

70

72

5

3

93,33

96,00

 JUMLAH

604

604

580

586

24

18

96,03

97,02

  Sumber Data : Kantor PLN Singaraja 2010


dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG

dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG

Wakil Bupati






Video Galeri


Agenda Kegiatan


Kecamatan


Jajak Pendapat

Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Pemerintah Kabupaten Buleleng

    Res : 693 Responden