Logo
0362 - 21146
  • Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng
Rabu Pon

Profil

Keuangan



1. ANGGARAN  PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN BULELENG

           Upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka menunjang pelaksanaan belanja pembangunannya adalah dengan jalan mengusahakan untuk tetap meningkatkan pendapatan daerah, baik dari hasil pajak, retribusi, penerimaan lain – lain, maupun bantuan – bantuan yang diterima dari pihak atasan. APBD Kabupaten Buleleng dalam tahun 2010 yang besarnya Rp. 750.192.515.356,-  mengalami peningkatan sebesar Rp. 7.987.800.115,- atau sebesar 1,08% jika dibandingkan dengan APBD pada tahun 2009 yang jumlahnya sebesar Rp. 742. 204.715.241,- .

A.    PENDAPATAN DAERAH

  Untuk mengetahui gambaran lebih lanjut dari perkembangan pelaksanaan APBD di Kabupaten Buleleng sampai dengan tahun anggaran 2009 dapat dilihat dalam table berikut ini :

40.194.809.900,00

12.078.154.000,00

- Bagian Laba PD

4.899.450.000,00

589.366.642.280,00

91.339.156.000,00

Jumlah :

530.116.784.398,67

- Belanja Pegawai

15.284.700.500,00

- Belanja Bantuan Sosial

2.578.574.828,00

2

BELANJA LANGSUNG

111.080.376.997,00

Jumlah

2.050.000.000,00

 

                  Sumber Data : Bagian Keuangan

 

 

2. LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI BULELENG

            Pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah selama ini secara lansung sudah dapat kita rasakan dan nikmati hasilnya, meskipun sempat mengalami keterpurukan akibat krisis global disektor keuangan. Namun kini dengan keyakinan serta stabilitas politik yang sudah kondusif kita harapkan roda perekonomian kembali berputar untuk menghidupkan kembali sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan.

            Produk Domistik Regional Bruto yang lebih dikenal dengan PDRB, merupakan salah satu indicator yang biasanya digunakan untuk menggambarkan dan mengetahui kondisi perekonomian dari suatu daerah dalan kurun waktu tertentu disamping bermacam – macam indicator lainnya. PDRB adalan merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit kegiatan ekonomi/usaha dalam suatu daerah dalam satu periode tertentu yang dikenal dengan nialai PDRB menurut lapangan usaha. Sedangkan penghitungan PDRB melalui penjumlahan nilai barang dan jasa yang digunakan untuk konsumsi akhir yang dikenal sebgai PDRB menurut penggunaan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buleleng pada tahun 2009 mencapai 6,10% mengalami peningkatan sebesar 0,24% jika dibandingkan dengan tahun 2008 yang mencapai 5,84%. Untuk mengetahui gambaran lebih lanjut dari perkembangan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buleleng  dari tahun 2007 – 2009 dapat dilihat pada table berikut ini :

 

PERKEMBANGAN LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI

KABUPATEN BULELENG DARI TAHUN 2007-2009

5.016.246,48

3.078.504,42

              Sumber Data : BPS Kab. Buleleng : *) Angka Sementara

 

3. DISTIBUSI PROSENTASE PDRB KABUPATEN BULELENG

            Dengan dukungan luas lahan yang sangat besar telah menyebabkan sector pertanian memberikan share yang relative lebih besar terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Buleleng disamping sector perdagangan, Hotel dan Restoran serta sektor jasa-jasa lainnya, dan ketiga sektor tersebut merupakan kelompok penyumbang terbesar. Kontribusi sektor pertanian dalam PDRB atas dasar harga berlaku dalam tahun 2009 mencapai 30,80 % lebih kecil  jika dibandingkan dengan tahun 2008 sebesar 31,08 %.

Untuk melihat gambaran perkembangan distribusi prosentase PDRB dapat dilihat pada tabel berikut ini.

1

0,77

5

Industri Pengolahan

4,78

3,18

9

Pengangkutan/Komunikasi

100.00 %

Sumber Data : BPS Kab. Buleleng

 

No.

25,98

4

Jasa-Jasa

10,34

4,31

8

Listrik, Gas dan Air Minum

1

Pertanian

2

Perdagangan dan Hotrest

3

Industri Pengolahan

4

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

5

Pengangkutan/Komunikasi

6

Bangunan

7

Pertambangan/Penggalian

8

Listrik, Gas dan Air Minum

9

Jasa-Jasa

 

Jumlah

 

PDRB HARGA KONSTAN KABUPATEN BULELENG

MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN 2007 - 2009

  Jutaan Rupiah

No.

Jenis Sektor

Tahun
2007

Tahun
2008

Tahun
2009

1

Pertanian

780.258,99

348.447,88

140.775,28

5

Pengangkutan/Komunikasi

75.195,09

20.548,82

30.542,53

9

Jasa-Jasa

2.908.760,60

1

Pertanian

2

Perdagangan dan Hotrest

3

Industri Pengolahan

4

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

5

Pengangkutan/Komunikasi

6

Bangunan

7

Pertambangan/Penggalian

8

Listrik, Gas dan Air Minum

9

Jasa-Jasa

 

Jumlah

 

 

Sumber Data : BPS Kab. Buleleng

5. PDRB PERKAPITA KABUPATEN BULELENG

PDRB perkapita merupakan hasil bagi jumlah penduduk pada pertengahan tahun bersangkutan, dengan demikian jelas besar kecilnya PDRB perkapita pada suatu daerah tidak hanya tergantung dari besarnya nilai PDRB saja, tetapi juga dipengaruhi oleh besarnya jumlah penduduk pada daerah tersebut.

 

PDRB perkapita atas dasar harga berlaku Kabupaten Buleleng untuk tahun 2009 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, demikian pula halnya dengan PDRB atas dasar harga konstan. PDRB perkapita Kabupaten Buleleng atas dasar harga berlaku pada tahun 2009 sebesar Rp. 10.569.761,20 meningkat sebesar Rp. 1.217.763,05 dibandingkan dengan tahun 2008 yang besarnya Rp. 9.351.998,15 sedangkan untuk harga konstannya pada tahun 2009 sebesar Rp. 5.168.247,29 meningkat sebesar p. 246.813,59 dibandingkan dengan tahun 2008 yang besanya Rp. 4.921.433,70


dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG

dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG

Wakil Bupati






Video Galeri


Agenda Kegiatan


Kecamatan


Jajak Pendapat

Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Pemerintah Kabupaten Buleleng

    Res : 693 Responden