Tekan Angka Siswa DO, Pemkab Buleleng dan CSR Berikan Bantuan.

  • Admin Bulelengkab
  • 02 Desember 2019
  • Dibaca: 194 Pengunjung

Guna mengurangi angka putus sekolah dan rawan drop out (DO) tingkat anak sekolah dasar, Pemkab Buleleng bersama Donatur memberikan bantuan pakaian sekolah, hal ini terungkap saat Bupati Buleleng yang diwakili oleh Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG didampingi Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Luh Hesti Ranita Sari dalam penyerahan bantuan secara simbolis di Gedung Wanita Laksmi Graha, Senin, (2/12).

Ditemui usai penyerahan bantuan,Wabup Sutjidra mengatakan dari hasil verifikasi dan validasi data, terdapat 1.403 siswa kurang mampu kategori anak yatim, piatu dan yatim piatu yang tersebar di Kabupaten Buleleng yang masih perlu dibantu.

Lebih lanjut, Wabup Sutjidra menambahkan, walaupun mereka sudah dibantu oleh program Kartu Indonesia Pintar namun masih sangat kecil sekali."Melalui Disdikpora Buleleng dan pihak swasta dapat membantu meringankan beban mereka, dan angka putus sekolah dapat ditekan," harap Wabup Sutjidra.

Hal senada juga diungkapkan Kadis Dikpora Buleleng Gde Darmaja, dari hasil monitoring ke sekolah dasar masih ada siswa menggunakan baju kurang layak dan tanpa sepatu, penyebabnya karena faktor ekonomi dan kurangnya perhatian orang tua.

Dari kategori siswa kurang mampu yaitu anak yatim, piatu dan yatim piatu baik yang tinggal dengan orang tua maupun panti asuhan sebanyak 1.403 anak akan diberikan bantuan sebesar Rp. 513 juta lebih masing-masing berupa, 1 stel seragam merah putih, sepasang sepatu dan tas sekolah, kemudian dari pihak swasta memberikan CSR (Corporate Social Responsibility berupa 100 pasang sepatu.

Bantuan tersebut akan langsung didistribusikan melalui ketua gugus masing-masing kecamatan." Kedepan kepedulian ini, khususnya pihak-pihak swasta agar lebih banyak dan kerjasama ini terus berlanjut," tutup Kadis Dikpora.(wdi)


Share Post :