Konfirmasi Baru Masih Terjadi, Dua Orang Sembuh Covid-19

  • Admin Bulelengkab
  • 22 November 2020

Perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng terdapat dua orang dinyatakan sembuh hari ini, di sisi lain masih terjadi penambahan konfirmasi baru. Demikian diungkapkan oleh Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng melalui rilis pers pada Minggu, (22/11).


Ketut Suweca menerangkan 2 orang yang sembuh itu dari Kecamatan Sawan dan Buleleng masing-masing sebanyak 1 orang. Selain pasien sembuh, penanganan Covid-19 hari ini juga mengalami penambahan kasus terkonfirmasi baru sebanyak lima orang. Ketut Suweca yang juga selaku Kadis Kominfosanti Buleleng itu menerangkan kasus baru berasal dari Kecamatan Seririt dua orang, dan masing-masing dari Kecamatan Buleleng, Tejakula, Busungbiu satu orang.


Terkait data lainnya, Ketut Suweca menerangkan secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 1.110 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 1.033 orang, kasus meninggal bertambah 1 orang dari Kecamatan Seririt, maka dari itu kasus meninggal menjadi 57 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 11 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 9 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif sebanyak 1.380 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 560 orang, discarded sebanyak 754 orang, suspek masih dipantau sebanyak 11 orang, probable sebanyak 55 orang.


Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 7.269 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 328 orang, discarded 6.579 orang, karantina mandiri sebanyak 90 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 272 orang. Lebih lanjut, dijelaskan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 222 orang.


Dipengujung rilis, Kadis Suweca mengajak masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer. “ Covid-19 ditularkan melalui droplet seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk, dan berbicara, “ himbaunya.(wir)


Share Post :