Dalami Pamsimas, Dinas PU Kota Makassar Kunker ke Dinas PUPR Kabupaten Buleleng

  • Admin Bulelengkab
  • 07 November 2019
  • Dibaca: 559 Pengunjung

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng menerima kunjungan kerja (kunker) lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terkait program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Kunker lapangan tersebut bertempat di Desa Panji, Kecamatan Sukasada pada Kamis (7/11)

Didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Buleleng Gede Suharjono. Rombongan Dinas PU Kota Makassar mengunjungi unit PAM Desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Bhuana Utama Desa Panji. Agenda kunjungan diisi dengan ramah tamah dengan pihak BUMDesa kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi reservoir pendistribusian air milik PAM Desa Panji.

Dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Buleleng, Kabid Suharjono menerangkan Kabupaten Buleleng dipilih sebagai tujuan kunker sesuai dengan arahan asosiasi Pamsimas Provinsi Bali karena banyaknya desa sasaran di Kabupaten Buleleng.

"Memang dari sisi Pamsimas, Buleleng itu mempunyai desa sasaran paling banyak. Jadi totalnya sudah 80 desa sasaran" terangnya.

Disinggung terkait perkembangan Pamsimas ke depannya, Kabid Suharjono menjelaskan pihaknya kini tengah mengupayakan landasan hukum yang memfasilitasi perkembangan pengelolaan air minum perdesaan di Kabupaten Buleleng.

"Salah satu upaya kita adalah membuat rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan air bersih perdesaan sehingga ke depan pengelolaan air minum perdesaan bisa sehat, mandiri, dan menjadi salah satu bagian dari BUMDes" pungkasnya.

Sementara dari pihak Dinas PU Kota Makassar, Nuraini selaku Pelaksana Teknis Kepala Seksi Sanitasi dan Air Bersih Dinas PU Kota Makassar mengungkapkan kunker ini dilakukan dalam rangka memberi reward kepada pengelola air bersih di jajaran Dinas PU Kota Makassar.

Dari kunker ini, Nuraini mengatakan akan menjadikan sistem pengelolaan PAM Desa di Kabupaten Buleleng sebagai acuan dalam penerapan sistem pengelolaan air minum mereka.

"Sebagai bahan pelajaran kami nantinya untuk diterapkan di kota Makassar, bagaimana nantinya pengelolaan air bersih ini bisa lebih maju dan berteknologi" pungkasnya (cnd)


Share Post :