KKP Menggelar Pelatihan Pembuatan Suvenir dari Cangkang Kerang

  • Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng
  • 29 Juli 2020
  • Dibaca: 34 Pengunjung

DKPP-Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar pelatihan bidang industri kreatif untuk meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir. Pelatihan tersebut adalah membersihkan cangkang kerang dan cara membuat suvenir dari cangkang kerang. 

Pelatihan ini diselenggarakan dengan bekerja sama Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal bersama Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Citra Handicraft. Pelatihan tersebut dilakukan secara daring dan diikuti oleh 671 peserta dengan latar belakang profesi yang bermacam-macam.

Sjarief Widjaja, Kepala BRSDM, mengatakan bahwa Indonesia memiliki lautan dengan luas lebih dari 70 persen wilayah negara dan menyimpan beraneka ragam kekayaan hayati. Kerang secara umum dikelompokkan menjadi kerang konsumsi dan kerang bukan konsumsi (tidak bisa dikonsumsi). Kerang konsumsi adalah kerang dara dan kerang hijau. Adapun kerang yang tidak bisa dikonsumsi adalah lokan dan remis yang berada di pasir atau dasar perairan.

Kerang konsumsi hanya bisa dikonsumsi bagian dagingnya yang lembut, sedangkan cangkangnya yang keras biasanya akan dibuang menjadi limbah. Cangkang tersebut nantinya akan terurai secara alami di pasir pinggiran pantai setelah terempas ombak. Namun, dengan bentuknya yang unik, kerang tersebut sebenarnya bisa dijadikan kerajinan tangan yang bernilai ekonomi. 

Menurut Sjarief, usaha kerajinan dari kulit kerang bisa menjadi alternatif bidang usaha di tengah pandemi untuk mengembalikan kondisi perekonomian masyarakat.

“Di masa pembatasan sosial akibat Covid-19 ini banyak masyarakat merasakan dampak yang cukup besar. Ada yang kehilangan pekerjaan dan sebagainya. Untuk itu, kita harus jeli melihat berbagai peluang usaha yang dapat menjadi substitusi atau setidaknya pelengkap untuk menopang hidup. Usaha kerajinan kekerangan ini adalah salah satu contohnya,” jelas Sjarief. 

Kulit kerang ini dikatakan berpotensial karena populasi kulit kerang di alam sendiri sangat banyak seiring dengan pola konsumsi masyarakat yang gemar memakan kerang. Hal ini membuat para pengrajin cukup mudah untuk mendapatkan kulit kerang tersebut dengan harga yang murah.

Selain bisa menghasilkan karya bernilai ekonomi, pembuatan kulit kerang sebagai suvenir bisa membantu pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan cangkang kerang.

SUMBER : https://www.pertanianku.com/kkp-menggelar-pelatihan-pembuatan-suvenir-dari-cangkang-kerang/

Share Post :